SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Unej Buka Prodi Teknologi Industri Pertanian

Industri pertanian sangat strategis untuk mengembangkan industri berbasis lokal maupun nasional.

LINE it!
Unej Buka Prodi Teknologi Industri Pertanian
JEMBER - Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, membuka program studi baru. Yakni, Teknologi Industri Pertanian di Fakultas Teknologi Pertanian. Prodi ini dibuka untuk mempersiapkan sumber daya manusia di bidang agroindustri.

"Tahun ini, Prodi Teknologi Industri Pertanian menerima mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur mandiri melalui Ujian Masuk Unej," kata Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unej, Dr Yuli Witono, Sabtu (22/2).

Menurut dia, pengembangan industri pertanian menjadi suatu hal yang sangat strategis untuk mengembangkan industri yang berbasis lokal maupun nasional. Dengan begitu, ke depan lulusan teknologi industri akan sangat dibutuhkan karena sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional.

"Prodi ini dipersiapkan untuk dapat mendidik dan mencetak para calon pengusaha tangguh di bidang technopreneur agroindustri, serta melengkapi program studi yang sudah ada di FTP Unej," tutur dia.

Program studi tersebut, berkonsentrasi mempelajari industri perkebunan dan perikanan. Pasalnya, Jember merupakan wilayah perkebunan dan potensi industri perikanan di Indonesia masih bisa di kembangkan lebih maksimal lagi.

"Para mahasiswa akan mempelajari seputar agroindustri mulai dari hulu hingga hilir, sehingga lulusannya diharapkan memiliki kompetensi di bidang pengelolaan agroindusrti terkait dengan manajerial maupun teknikalnya. Sedangkan, di sisi enterpreneur, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja," kata dia.

Ia menjelaskan kesiapan Unej membuka prodi baru tersebut sudah mencapai 100 persen baik bidang tenaga pengajar (SDM) maupun sarana dan prasarana, dengan persyaratan yang harus dipenuhi untuk sebuah prodi baru harus memiliki sedikitnya enam dosen yang berkompeten dengan kualifikasi pendidikan S-2.

"Kami sudah memiliki sembilan dosen lulusan luar negeri dan dalam negeri, empat dosen lulusan S-2 dan lima doktor, beberapa di antaranya memiliki disertasi tentang perikanan," Yuli menjelaskan.

"Tahun ini, kuota calon mahasiswa yang akan diterima di Teknologi Industri Pertanian sebanyak 60 orang, melalui tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Masuk Unej dari SMA jurusan IPA dan SMK yang berkaitan dengan perikanan dan perkebunan," ujar dia.
Publish: 00 0000
Sumber : Ant

2165 Tayang