SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Bencana Memicu Penciptaan Teknologi

Dari gempa, peneliti UGM mengembangkan rumah tahan gempa dan alat deteksi risiko longsor.

LINE it!
Bencana Memicu Penciptaan Teknologi
YOGYAKARTA - Bencana alam terbukti memunculkan semangat voluntarisme atau kesukarelawanan. Sisi positif lain dari bencana adalah mendorong kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi.

"Voluntarisme juga seharusnya bisa menular pada tokoh dan politisi yang ingin menjadi calon memimpin dengan memiliki motivasi yang baik, mewariskan bangsa yang bermartabat bagi anak cucu kelak," kata Rektor Universita Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Pratikno dalam acara wisuda program sarjana, Rabu (19/2).

Modal sosial yang sungguh luar biasa dan positif tersebut, kata Pratikno, diharapkan tidak hanya muncul di saat bencana, namun juga dalam situasi pascabencana dan situasi keadaan normal. Juga dapat dipupuk dan dikembangkan sebagai energi utama masyarakat menggunakan hak memilihnya dalam memberikan suara pada pemilihan umum legislatif pada 9 April mendatang.

“Saya yakin bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar,” kata dia.

UGM, lanjut Pratikno, mengirim 25 relawan mahasiswa untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur. Para relawan mahasiswa ini sudah berpengalaman dalam menangani bencana erupsi Merapi dan bencana lainnya.

“Tim mahasiswa ini sudah berpengalaman dalam bencana Merapi. Pengalaman ini dipraktikkan untuk bencana Kelud,” kata dia.

Menurut Pratikno, pengiriman tim mahasiswa relawan ini akan meningkatkan rasa kemanusiaan mahasiswa dalam membantu masyarakat yang terkena bencana. Di lokasi bencana mereka merancang sistem manajemen bencana secara cepat untuk mengatasi kebutuhan mendesak di lapangan.

“Tidak cukup hanya bekerja keras dan cerdas tapi juga mampu bekerja sama dengan semua pihak,” ujar dia.

Di sisi lain, menurut Pratikno, bencana alam tidak hanya meninggalkan penderitaan bagi mereka yang tertimpa bencana, namun juga melahirkan sisi positif dari dunia pendidikan, yakni mendorong kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi.

Ia lantas memberikan contoh, pengembangan rumah tahan gempa, alat deteksi risiko longsor yang membantu masyarakat agar bisa mendeteksi risiko longsor.

"Sekarang ini teknologi buatan UGM ini juga digunakan oleh industri geothermal, dan perusahana pertambangan multinasional di Indonesia dan juga alat ini digunakan di Myanmar dan di China,” dia menambahkan.
Publish: 20 Februari 2014
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Yuyuk Sugarman

1957 Tayang