SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Pekerja Rumah Tangga di Singapura Kuliah di Batam

Ratusan penata laksana rumah tangga Indonesia di Singapura kuliah di Universitas Terbuka.

LINE it!
Pekerja Rumah Tangga di Singapura Kuliah di Batam
SINGAPURA - Sekitar 250 orang penata laksana rumah tangga (PLRT) asal Indonesia yang bekerja di Singapura melanjutkan kuliah di Universitas Terbuka di Kota Batam, kata Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi, akhir pekan silam.

Kedutaan Besar RI untuk Singapura turut memfasilitasi tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk melanjutkan pendidikan agar bisa meningkatkan kemampuan pekerja selama berada di negeri jiran.

"Kami bangga. Ini bisa meningkatkan kualitas," kata Andri Hadi.

Proses pendidikan dilakukan jarak jauh, menggunakan layanan internet. Kampusnya sendiri terletak di Batam. Selain memfasilitasi pendidikan lanjutan, KBRI juga memberikan program paket B dan paket C untuk PLRT yang ingin meningkatkan kemampuan.

"Kemampuan TKI bisa bertambah, sepulang dari Singapura sudah punya ijazah," kata dia.

Rencananya, KBRI Singapura akan membuka program baru untuk pendidikan "hospitality" untuk perhotelan dan "care given" untuk jasa perawat orang tua.

Program pendidikan yang ditawarkan KBRI tidak akan mengganggu pekerjaan TKI karena jadwalnya disesuaikan dengan waktu bekerja. Kepada TKI, Dubes mengingatkan agar selalu bekerja keras untuk keluarga di kampung halaman dan memberikan contoh yang baik.

Ia juga meminta TKI tidak terlalu membesar-besarkan masalah dengan majikan.

"Kalau tidak cocok, jangan dipermasalahkan. Suami-istri saja tidak selalu cocok," kata dia.

Dubes mengatakan pihaknya berupaya melayani seluruh WNI yang berada di Negeri Jiran itu, tanpa melihat latar belakangnya, apakah pengusaha, pelajar atau pekerja rumah tangga.

"Semuanya diperlakukan sama ketika berada di KBRI, PRT, pengusaha, 'student'. Semuanya bagian dari Indonesia, kata dia.
Publish: 00 0000
Sumber : Ant

943 Tayang