SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

ITS-Jerman Kembangkan Potensi Kepulauan

ITS-Jerman mengembangkan potensi Pulau Poteran (Berau, Kaltim) dan Sumenep (Jatim).

LINE it!
ITS-Jerman Kembangkan Potensi Kepulauan
SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pemerintah Kabupaten Berau (Kalimantan Timur), dan Hochscule Wismar University of Applied Science Jerman bekerja sama mengembangkan potensi Pulau Poteran di Sumenep (Jawa Timur) dan Pulau Maratua di Berau.

"KKP telah menetapkan ITS untuk mengadopsi dua kepulauan, yakni Pulau Poteran di Kabupaten Sumenep dan Pulau Maratua di Kabupaten Berau," kata Dekan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Prof Ir Eko Budi Jatmiko MSc PhD di Surabaya, Kamis (14/11).

Di sela-sela "Sustainable Island Development Initiatives (SIDI) Week 2013" pada 13-17 November 2013, ia menjelaskan tim ITS dan Jerman membahas kerja sama itu melalui SIDI di Surabaya pada 13-14 November. Selanjutnya, kata dia, tim berkunjung ke kedua pulau itu pada 15-17 November.

"Kerja sama ITS-Jerman itu sendiri merupakan tindak lanjut perjanjian kedua pihak yang ditandatangani pada 2012, lalu KKP memberi apresiasi atas tindak lanjut kerja sama kami itu dalam bentuk SIDI 2013," dia menuturkan.

Bahkan, dalam pernyataan tertulis pada SIDI 2013 itu, Dirjen Kepulauan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) KKP Sudirman Saad mengakui hanya ada empat perguruan tinggi yang serius mengeksekusi "adopsi" pulau itu.

"Yang benar-benar memberikan langkah kongkret untuk kerja sama ini hanya empat perguruan tinggi, yakni ITS, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanudin (Unhas), dan Universitas Indonesia (UI)," ujar Eko mengutip Sudirman Saad.

Oleh karena itu, KKP berharap program SIDI dapat terus berlanjut untuk tahun-tahun mendatang. Bahkan, Dirjen KP3K mengaku siap memberi dukungan untuk pelaksanaan program ini agar bisa lebih implementatif nantinya.

"Fokus yang dikembangkan di kedua pulau itu pun berbeda. Untuk Pulau Poteran lebih ditujukan pada penelitian tentang ekstrak herbal tropis yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan produk medis, gizi maupun kosmetik," dia mengungkapkan.

Sementara, Pulau Maratua di Berau, Kaltim, akan lebih diarahkan untuk mewujudkan potensi wisata bahari pulau dengan mempertimbangkan sisi lingkungan dan sosial di pulau tersebut.

"Pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia sebenarnya memiliki potensi alam yang sangat besar. Terlebih posisinya banyak yang strategis. Karena itu, kami memiliki tanggung jawab untuk itu," kata dia.
Publish: 00 0000
Sumber : Ant

1251 Tayang