SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

ISI Denpasar Ditugasi Dirikan ISBI Papua

ISI Denpasar telah mendirikan Institut Seni Budaya Indonesia Papua sudah menerima mahasiswa baru.

LINE it!
 ISI Denpasar Ditugasi Dirikan ISBI Papua
DENPASAR - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali,  mendapat tugas dan tanggung jawab dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendirikan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Papua. Tugas ini telah rampung, karena lembaga pendidikan tinggi seni di Indonesia timur itu sudah mulai menerima mahasiswa baru, kata Dr Umasih, M.Hum, anggota tim monitoring dan evaluasi (Monev) ISBI dari Kemendikbud di Denpasar, Bali, Jumat (1/11).

Dalam diskusi antara 20 narasumber dan Pembantu Rektor I ISI Denpasar Prof Dr I Nyoman Artayasa, M.Kes dengan tim Monev yang dipimpin Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan Prof Dr I Wayan Rai. S MA terungkap ISBI Papua mulai beroperasi tahun 2013.

ISBI Papua menerima mahasiswa baru sebanyak 46 orang dari lima program studi. Proses pembelajaran berlangsung cukup baik dengan kualifikasi dosen S2 yang telah lolos dalam sertifikasi dosen.

Dr Umasih menilai, pencapaian ISI Denpasar dalam mendirikan ISBI di tanah Papua sudah luar biasa. Namun,  masih terkendala izin dari Menpan untuk segera dapat ditindaklanjuti.

Prof Rai mengatakan, tim Monev mendapat tugas dari Mendiknas untuk melakukan pengawasan terhadap empat perguruan tinggi seni di Indonesia yang masing-masing mendapat tugas mendirikan Institut Seni Budaya Indonesia.

Usaha pemerintah mendirikan empat ISBI di Indonesia terus bergulir. Empat perguruan tinggi seni di Indonesia yang mendapat tugas mendirikan ISBI terdiri atas ISI Denpasar, ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, dan ISI Padang Panjang.

Keempat ISBI yang dibangun itu terdiri atas di Aceh, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Tim Monev melakukan monitoring terkait perkembangan pendirian terkini terhadap keempat ISBI tersebut.

Monitoring bertujuan mengetahui kendala yang dihadapi selama peroses pendirian ISBI. Hal itu dilakukan atas amanat Mendikbud untuk mencari informasi terhadap kendala dan realisasi pelaksanaannya.

Semua itu sebagai kajian akademis untuk menekankan capaian dengan estimasi batas waktu pelaporan 15 Desember 2013.

Tim Monev ISBI Pusat terdiri dari staf Kemendikbud, Dikti dan sejumlah dosen dari perguruan tinggi di Indonesia. Tim tersebut sebelumnya telah melakukan monitoring ke ISI Yogjakarta, ISI Surakarta, dan ISI Denpasar.

Tim beranggotakan Djuwita Sari, S.Sos dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Umasih, M.Hum dan I Gusti Ayu Srinatih, M.Si dari perwakilan perguruan tinggi.

Selain itu juga staf dari kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas Evawati,S.E, Berliana Simamora dan Gde Maha Putra.
Publish: 00 0000
Sumber : Ant

2188 Tayang