SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Media Penyampai Pesan yang Ditinggalkan

Alat yang berjasa dalam mengantarkan pesan.

LINE it!
Media Penyampai Pesan yang Ditinggalkan
Sebagai mahasiswa yang hidup di abad ke-21, kehidupan Penghuni Kampus dimudahkan dengan berbagai teknologi, khususnya di bidang komunikasi, hingga muncul ungkapan “dunia berada dalam genggaman”. Ungkapan tersebut merujuk pada alat komunikasi, yakni ponsel pintar.

Selain berfungsi untuk menelepon dan mengirim pesan singkat, ponsel pintar yang Penghuni Kampus miliki kini menawarkan berbagai fitur untuk mempermudah kegiatan kita.

Sebelum ada ponsel pintar, alat komunikasi apa yang Penghuni Kampus tahu?
Banyak alat komunikasi jarak jauh yang kini sudah lama terlupakan tetapi memiliki jasa besar pada masanya. Di antaranya yang ada di bawah ini.

Surat 
Keberadaan alat komunikasi yang satu ini di Indonesia sendiri sudah ada saat kerajaan Hindu dan Buddha berjaya.

Masuknya penjajahan bangsa Eropa di Indonesia membuat surat semakin berkembang menjadi alat komunikasi andalan. Belanda mengenalkan jasa pengiriman surat, yaitu pendirian kantor pos di Hindia Belanda pada 26 Agustus 1746.

Bahkan ketika para pejuang merebut kemerdekaan, mereka menggunakan surat untuk berkomunikasi dengan pejuang di daerah lain. 

Meski sudah mulai jarang digunakan, surat masih memiliki perannya hingga kini. Terutama bagi para perantau. Surat juga masih digunakan oleh mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di luar negeri. 

Telepon umum 
Kubah biru dengan telepon di dalamnya ini biasanya berada di pinggir atau sudut jalan, juga di gudung-gedung tertentu. 

Telepon umum ditemukan oleh warga Amerika Serikat, William Gray pada tahun 1889. Di Indonesia, telepon umum mulai diperkenalkan pada tahun 1981.

Cara penggunaan telepon umum terdiri dari dua cara sesuai jenis teleponnya. Ada yang menggunakan koin dan menggunakan kartu telepon. 

“Pager"
Pager adalah media untuk menerima pesan portable yang sudah ada di Indonesia tahun 90-an. Alat komunikasi ini dikatakan sebagai cikal-bakal dari short message service (SMS).

Prinsip penggunaan pager adalah mengirim pesan singkat melalui jasa provider. Pager ini hanya bisa mengirim mengirim dan menerima pesan saja. 

Prinsip utama komunikasi terdiri dari komunikan, pesan, dan komunikator. Di luar itu, ada media yang membantu menyampaikan pesan komunikan pada komunikator.

Alat komunikasi tersebut hanya sebagian kecil media penyampaian pesan. Namun, proses komunikasi akan berjalan lebih baik jika kedua pelaku komunikasi bertatap muka secara langsung.


*Penulis adalah mahasiswa Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta.

Editor: Shelma Aisya.
Publish: 28 Desember 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Manesa Raditya*

4127 Tayang