SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Media Sosial Terbaru yang Lahir di Tahun 2015

Menjadi bagian dari kebutuhan saat ini.

LINE it!
Media Sosial Terbaru yang Lahir di Tahun 2015
Internet kini seakan bagian yang tidak terelakkan dari kehidupan manusia. Kebutuhan pokok ibarat bertambah satu: sandang, pangan, papan, dan internet.

Salah satu hal yang kerap melekat dengan kehadiran internet adalah media sosial. Seperti teka-teki “mana yang lebih dulu; telur atau ayam?”, begitu juga dengan internet dan media sosial. Ketika ada internet, jadi “gatel” untuk memeriksa media sosial. Ketika ada terpasang media sosial di ponsel, jadi membutuhkan internet untuk sekadar memeriksa atau mengunggah konten.

Fenomena anak muda yang tidak bisa lepas dari gawainya dianggap peluang bagi pengembang perangkat lunak media sosial. Beragam media sosial bermunculan untuk menjawab kebutuhan Penghuni Kampus yang semakin dinamis dan agar terus eksis.
Di penghujung 2015 ini, IPK akan merangkum beberapa media sosial yang muncul di tahun ini.  

17 (Seventeen)
Aplikasi media sosial buatan Machipopo Corp. ini menyuguhkan perpaduan Instagram, Snapchat, dan Periscope. Tampilan Seventeen ini memang mirip Instagram, namun Penghuni Kampus juga dapat melakukan live streaming dan berinteraksi dengan pengguna lainnya lewat chat

Kelebihan Seventeen dibanding media sosial lainnya adalah adanya sistem royalti yang terhitung dalam mata uang dolar melalui layanan PayPal. Jadi, bermain sosial media ini tidak hanya membuang waktu tapi juga akan mendapatkan keuntungan berupa materi. Semakin banyak Penghuni Kampus mengunggah foto, video, dan live streaming, semakin banyak pula royalti yang didapat. Satu kekurangannya, saat ini aplikasi Seventeen hanya tersedia untuk perangkat beroperasi sistem iOS. 

Qeepo 
Aplikasi yang melibatkan selebriti Pevita Pearce sebagai Chief Marketing Officer ini diluncurkan pada 27 Oktober 2015. Qeepo merupakan aplikasi media sosial yang bertujuan untuk menghubungkan fans dengan idolanya. Penguna aplikasi ini dapat berkirim pesan maupun live streaming dengan idola mereka. CEO Qeepo Sayed Muhammad mengatakan konten-konten yang dimiliki oleh aplikasi ini bersifat eksklusif karena pengguna akan berhubungan langsung dengan idola tanpa melalui perantara.  

Periscope
Pada bulan 26 Maret 2015, jejaring social Twitter resmi melunjurkan aplikasi video streaming Periscope di toko App Store. Periscope dikembangkan oleh Kayvon Beykpour dan Joe Bernstein. Sebelum diluncurkan, pihak Twitter resmi mengambil alih aplikasi ini. Awalnya, Periscope hanya dapat digunakan di perangkat iOS, namun kini pengguna Android turut bisa memanfaatkannya. 

Periscope merupakan aplikasi media soisal untuk menyiarkan peristiwa secara langsung menggunakan video streaming. Pengguna Periscope bisa berbagi video streaming dan pengguna lainya bisa memberi komentar. 

Menjadikan sosial media sebagai gaya hidup memang tidak ada salahnya. Namun perlu Penghuni Kampus perhatikan bahwa media sosial bisa membuat yang jauh jadi dekat, tapi jangan sampai menjauhkan yang dekat. 


*Penulis adalah mahasiswa Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta.

Editor: Shelma Aisya.
Publish: 14 Desember 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Manesa Raditya*

4764 Tayang