SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Dari Hobi Jadi Penghasilan

“Mulailah dari yang terdekat dengan kita”

LINE it!
Dari Hobi Jadi Penghasilan
Kalimat itu mungkin kerap didengar oleh para Penghuni Kampus. Kalimat bijak itu pula yang mantap dilakukan oleh pengusaha muda kuliner asal Kota Bogor, RNG Handoyo Bima. Pria yang akrab disapa Bima itu mengawali bisnis kulinernya dari kebiasaan nongkrong bersama teman-temannya.

Banyaknya waktu yang dihabiskan dirinya untuk nongkrong membuatnya berpikir untuk membangun tempat nongkrong yang pas untuk anak muda. Ia bermimpi membangun tempat nongkrong ala anak muda sehingga anak muda betah berlama-lama kongkow bersama teman-temannya.

Dari ide tersebut, Bima mantap membangun Kedai Bus. Jika para Penghuni Kampus berpikir bahwa tempat makan ini bernuansa foodtruck, sayang sekali Penghuni Kampus salah. Bima yang bertekad membangun tempat nongkrong ini memilih konsep minimalis namun tetap kece untuk kedai pertamanya ini.

Layaknya pengusaha muda lainnya, Bima juga sempat terkendala biaya dan jumlah pengunjung Kedai Bus sepi. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat pria 22 tahun ini.

“Awal mula membuka bisnis ini saya tidak mendapatkan bantuan dari mana pun, penggunjung sepi dan tempat seadanya. Di tengah perjalanan kedai saya bahkan sempat mendadak sepi hingga saya hanya mendapat omzet Rp5.000. Akhirnya saya berpikir untuk merenovasi kedai agar pengunjung tidak bosan. Setelah direnovasi, Alhamdulillah omzet dan pelanggan mulai meningkat,” tutur Bima.

Tidak hanya harga saja yang dekat dengan kantong anak muda, jenis makanan yang disajikan Kedai Bus pun khas anak muda. “Saat ini menu andalan kami adalah nasi goreng kampung dan mi tek-tek. Kalau minuman andalan kami adalah milkshake Tim-Tam,” tutur pemiliki kedai yang muda setiap hari hingga pukul 24.00 ini.

Seakan mengerti kebutuhan anak muda, kedai yang terletak di Jalan Pandu Raya Indrapasta 2, Bogor Utara juga dilenggkapi dengan free wi-fi, layar untuk nonton bareng, panggung untuk nge-jam, dan tentunya colokan di setiap meja.


*Penulis adalah mahasiswa Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta.

Editor: Riski Sagala Bayuni
Publish: 09 Desember 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Arsiani Warsiki*

4131 Tayang