SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Berharap Terus Bekerja Sama dengan IPK

Penggemar fotografi yang senang berkolaborasi.

LINE it!
Berharap Terus Bekerja Sama dengan IPK
Kesan pertama melihat cowok berkacamata yang merupakan mahasiswa teknik elektro Universitas Negeri  Jakarta (UNJ) ini adalah perangainya yang cool. Tapi, coba yuk mengenal lebih dalam cowok yang bertugas mengambil bagian menjadi fotografer pada program IPK kali ini.

Muhamad Ariefin yang lebih akrab disapa Ipin ini selama dua bulan belakangan menghabiskan sebagian waktunya bersama IPK, program yang khusus ditujukan bagi para Penghuni Kampus di mana pun berada.  Meski berkonsentrasi ke pendidikan yang jauh dari hal-hal berbau media, Ipin tetap mengerahkan semua kemampuan terbaiknya untuk IPK loh! Terbukti dengan beberapa hasil foto keren yang terpampang pada edisi cetak dan online IPK.

Bukan tanpa alasan Ipin mengambil divisi fotografer pada rubrik  IPK kali ini nih, Penghuni Kampus. Ipin ternyata aktif juga pada Kelompok Mahasiswa Pencinta Fotografi (KMPF) UNJ. Menurut cowok penggemar Taylor Swift ini,  fotografi bukan hanya menjadi ajang bisnis, melainkan bisa menjadi rekam jejak di masa depan.

“Menurut gue, sekarang fotografi nggak hanya untuk sarana bisnis atau tempat mencari uang, tapi jadi rekam jejak kita,” ujar Ipin yang di sela-sela wawancara mengaku bosan dengan kuliahnya di bidang elektro.

Ipin juga mengutarakan pendapatnya tentang seberapa besar sumbangsih IPK terhadap dirinya. Ipin menuturkan, salah satunya cita-citanya adalah nyemplung di sebuah media. Menurutnya, media adalah sesuatu yang hebat karena bisa mengubah pola pikir masyarakat.

“Karena IPK, portofolio gue jadi makin banyak. IPK juga menjadi ajang promosi diri gue. Hal itu membantu gue buat bekerja di media lain nantinya,” cerita Ipin.

Ada sesuatu yang menarik pada media sosial Ipin, Penghuni Kampus. Jika ditengok sama-sama akun Instagram Ipin dengan username @diselipin, Penghuni Kampus akan menemukan berbagai kreasi wajah abstrak yang punya ketertarikannya tersendiri. Proyek tersebut ipin beri nama #fillmyblankface.

Jadi, #fillmyblankface adalah salah satu kegemaran cowok berumur 22 tahun ini dalam dunia photo editing. Ipin menyediakan kanvas kosong berupa wajah dirinya, kemudian kanvas tersebut ia sebar ke beberapa forum. Orang lain bebas menuangkan idenya mengkreasikan muka kosong Ipin.

Di akhir wawancara, cowok penyuka makanan berbumbu kacang, seperti gado-gado dan ketoprak ini berpesan kepada tim IPK agar nggak berhenti berkarya, walaupun sudah nggak sama-sama lagi di IPK. Ipin juga berharap tim IPK dapat bekerja sama lagi pada lain hari.

“Semoga kita, khususnya batch III, setelah ini masih bisa kerja sama di proyek lain yang lebih besar, nggak cuma sampe di sini,” kata Ipin mengakhiri wawancara. 


*Penulis adalah  Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Profesor Dr Hamka.

Editor: Teodora Nirmala Fau
Publish: 16 November 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Putri Permata Nurmaningsih*

2147 Tayang