SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan, Gampang-gampang Susah

Banyak orang akhirnya memilih mengabdikan diri pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusannya saat kuliah.

LINE it!
Bekerja Tidak Sesuai Jurusan, Gampang-gampang Susah Saat awal masuk kuliah, banyaknya jurusan yang ditawarkan kampus sering membuat calon Penghuni Kampus bingung dan sulit menentukan pilihan. Ujung-ujungnya, jurusan kuliah dipilih karena pekerjaan yang nantinya berhubungan dengan jurusan kuliah tersebut dirasa menghasilkan gaji yang cukup besar.

Padahal pekerjaan yang Penghuni Kampus nantinya geluti belum tentu sesuai dengan jurusan kuliah yang diambil. Akibat perkembangan zaman, makin banyak pekerjaan baru bermunculan. Satu atau dua di antaranya mungkin menarik minat kamu. Penghuni Kampus baru menyadari ternyata passion yang dimiliki berbeda dengan peminatan yang sekarang dijalani. Banyak orang akhirnya memilih mengabdikan diri pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan peminatannya di bangku kuliah dulu.


Setelah menimbang-nimbang, ternyata Penghuni Kampus memutuskan memilih pekerjaan yang tidak sesuai jurusan. Apa saja sih dampak positif dan negatif yang akan dirasakan Penghuni Kampus ketika memilih pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan?

Dampak Positif:

Menambah Pengetahuan
Penghuni Kampus akan terjun ke dunia kerja yang sama sekali baru dan asing. Karena bekerja tidak sesuai dengan jurusan kuliah, butuh waktu agak lama bagi Penghuni Kampus untuk menyesuaikan diri. Walaupun begitu, Penghuni Kampus akan mendapatkan pengetahuan baru yang tidak dimiliki teman-teman lainnya karena tidak dipelajari selama di bangku kuliah.

Menambah Pengalaman
Seiring berjalannya waktu, Penghuni Kampus akan terbiasa menjalani pekerjaan yang dipilih. Istilah “kita bisa karena biasa” pun berlaku. Mungkin awalnya Penghuni Kampus merasa kagok atau tidak biasa. Namun, lama-kelamaan dengan tekad dan kerja  keras, tidak mustahil untuk menjadi mahir dan menguasai pekerjaan tersebut.  
Kombinasikan Kemampuan
Karena berasal dari peminatan yang berbeda, kita dapat menggabungkan ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan pengalaman di bidang pekerjaan yang kita geluti sekarang ini. Walaupun bertolak belakang, sering kedua bidang tersebut dapat dikombinasikan untuk membawa perubahan yang lebih baik. Misalnya saja, dulu saat kuliah Penghuni Kampus mengambil jurusan manajemen, tetapi saat bekerja ternyata kamu memilih menjadi musikus. Penghuni Kampus yang mempunyai ilmu manajemen dan suka musik bisa menggabungkan keduanya agar karya yang dikreasikan menjadi terkenal di kalangan anak muda dan laku di pasaran.

Dampak Negatif:


Ilmu Selama Berkuliah Sia-sia
Tugas-tugas, laporan, maupun proyek yang selama ini dikerjakan di bangku kuliah rasanya menjadi sia-sia karena pekerjaan yang kita geluti tidak ada hubungannya dengan peminatan yang diambil. Ilmu yang selama ini diajarkan dosen pun dirasa tidak berguna karena tidak sesuai dengan bidang pekerjaan yang dipilih sekarang ini.

Mengambil Pekerjaan Orang Lain
Tanpa disadari, dengan memilih bekerja tidak sesuai jurusan, sebenarnya Penghuni Kampus mengambil pekerjaan orang lain. Secara tidak langsung Penghuni Kampus sudah menghilangkan kesempatan bekerja orang lain karena pekerjaan yang diambil tidak sesuai dengan bidangmu. Padahal mungkin ada orang lain sudah bertahun-tahun bergelut di peminatan yang sesuai dengan pekerjaan tersebut.

Sulit Beradaptasi
Karena tidak mempunyai pengalaman dan sama sekali asing dengan pekerjaan baru, pastinya dibutuhkan waktu lebih lama bagi Penghuni Kampus untuk beradaptasi dengan lingkungan. Tidak sedikit orang yang tidak mampu beradaptasi sehingga akhirnya memutuskan hengkang dari pekerjaan tersebut.

Itulah beberapa dampak positif maupun negatif yang terjadi bila Penghuni Kampus memilih bekerja di luar peminatan ketika kuliah. Dengan adanya dampak tersebut, Penghuni Kampus sebaiknya lebih jeli lagi dalam mengambil keputusan saat ingin berkarier. Semoga sukses!  

Penulis adalah mahasiswa Teknik Industri, UNIKA Atma Jaya Jakarta.
Editor: Erha A Ramadhoni

Publish: 01 Oktober 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Marcella Audrey

3551 Tayang