SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Supaya Otak Mahasiswa Tidak Rusak

Penghuni Kampus mulai merasa sulit berpikir dan cenderung menjadi tidak kreatif? O, o!

LINE it!
Supaya Otak Mahasiswa Tidak Rusak
Sebagai mahasiswa, wajar saja jika Penghuni Kampus disibukkan dengan kinerja otak untuk belajar, mengerjakan tugas, hingga rapat untuk berbagai kegiatan kampus. Banyaknya kegiatan yang harus Penghuni Kampus kerjakan tiap harinya kerap kali membuat kinerja otak menurun. 

Penghuni Kampus yang mulai merasa sulit berpikir dan cenderung menjadi tidak kreatif harus mewaspadai bayang-bayang kerusakan otak sudah mengintai. Kerusakan otak adalah kondisi saat otak kehilangan sel yang secara halus berubah dan secara bertahap mengalami penurunan fungsi. Jika diabaikan terus-menerus, kemampuan kognitif, memori, kreativitas, hingga kecerdasan Penghuni Kampus lama-lama akan menghilang. Berbahaya, bukan?

Sebelum hal yang tidak diharapkan itu terjadi, lebih baik Penghuni Kampus mulai menjaga kesehatan otak. Caranya tentu saja dengan menghindarkan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat kondisi otak memburuk, seperti di bawah ini. 

1. Istirahatkan Otak Selama Sakit
Saat sakit, otak akan bekerja lembur. Ini karena otak harus siap siaga apabila suatu saat ada sinyal infeksi yang dikirimkan oleh bagian tubuh lainnya. Apabila Penghuni Kampus memaksa otak memikirkan hal lain ketika badan sedang sakit, itu hanya memperburuk suhu tubuh Penghuni Kampus karena otak menjadi terlalu panas. Lebih baik Penghuni Kampus tidak banyak berpikir dan memilih beristirahat. Jangan paksa otak untuk bekerja lebih keras lagi sehingga risiko kerusakan semakin besar.

2. Sarapan 
Banyak di antara Penghuni Kampus yang melewatkan sarapan. Padahal saat tidak sarapan, otak dipaksa bekerja tanpa gizi yang cukup. Hal ini berdampak buruk bagi otak. Jika kebiasaan ini berlangsung setiap hari, dalam jangka panjang, daya kerja otak Penghuni Kampus akan semakin menurun.

3. Cegah Dehidrasi
Kegiatan di kampus Penghuni Kampus biasa dilakukan di ruangan ber-AC tidak? Jika iya, Penghuni Kampus mesti berhati-hati karena ancaman dehidrasi menjadi lebih besar sebab Penghuni Kampus akan merasa tidak haus, padahal tubuh sudah membutuhkan cairan. Jika sudah mengalami dehidrasi, kinerja otak pun akan melemah karena komposisi bagian tubuh yang satu ini sebagian besar adalah air. Untuk itu, sering-seringlah mengonsumsi air mineral terutama ketika berada di ruangan berpendingin udara. Pastikan cairan yang masuk ke tubuh Penghuni Kampus cukup. 

4. Hindari Merokok
Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas McGill, merokok benar-benar bisa mengacaukan otak. Merokok menyebabkan penipisan korteks yang terjadi dari waktu ke waktu. Lama-kelamaan, hal ini menimbulkan kerusakan di memori otak Penghuni Kampus. Kemampuan bahasa Penghuni Kampus juga dapat terganggu dalam jangka panjang. Jadi kalau sayang sama otak Penghuni Kampus, lebih baik katakan tidak sama yang namanya rokok. 


*Penulis merupakan mahasiswa Broadcasting, Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Editor: Teodora Nirmala Fau
Publish: 18 September 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Handaru Mulya Putra*

3223 Tayang