SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Periscope, Cocok untuk Publikasi Event Kamu

Periscope ini memiliki durasi video yang cukup lama sehingga memungkinkan users melakukan live streaming.

LINE it!
Periscope, Cocok untuk Publikasi Event Kamu
Kalau pada tahun-tahun sebelumnya Twitter dan Instagram menjadi sasaran empuk dalam melakukan publikasi event, mungkin tahun ini saatnya Penghuni Kampus juga melirik media sosial baru, Periscope. Apa sih Periscope itu? Periscope adalah sebuah platform media sosial baru yang dipergunakan untuk menyiarkan suatu kejadian secara langsung atau live streaming. 

Video memang menjadi suguhan utama dari Periscope ini. Mungkin beberapa orang berpikir, ah apa bedanya dengan Snapchat? Eits, tentu beda, setiap media sosial pasti punya keunikan masing-masing. Nah, apa sih keunikan Periscope?

Periscope ini memiliki durasi video yang cukup lama sehingga memungkinkan users melakukan live streaming. Tentunya sebuah event akan semakin baik kalau publikasinya tersebar secara merata; tidak hanya orang yang hadir di event tersebut, namun juga yang berhalangan hadir. Nah, Periscope ini membuat users dapat merasakan langsung sensasi dari sebuah event dari gadget-nya, seperti kata Periscope:  “A picture may be worth a thousand words, but live video can take you someplace and show you around.”

Cuma live streaming aja? Kalau gitu banyak dong aplikasi lain yang bisa! Wah, sabar dulu. Selain Periscope asyik buat publikasi live streaming event kamu, aplikasi ini terhubung juga dengan Twitter loh! Bagaimana tidak, Periscope ini juga dikembangkan oleh Twitter Inc, tahun ini. Kabarnya, Periscope telah dibeli oleh Twitter dengan harga yang menakjubkan, yaitu US$ 100 juta. Wow! Nah, hal tersebut membuat Periscope langsung terhubung dengan Twitter. Kalau kamu sign in Periscope melalui akun Twitter kamu, followings dan followers Twitter kamu akan otomatis terdeteksi oleh Periscope. Jadi, tidak perlu repot cari teman lagi, kan? Apalagi untuk kebutuhan sebuah event, akan sangat menguntungkan.

Tak hanya itu, di Periscope terdapat kolom komentar untuk menghubungkan kamu dengan orang lain yang melihat videomu. Interaksi aktif inilah yang juga dikedepankan oleh Periscope. Penggunaan hearts atau like juga terdapat di Periscope. Semakin banyak hearts yang kamu dapatkan di video kamu, semakin video kamu potensial untuk masuk list the most loved Periscope, sehingga event kamu akan semakin tersebar dan diketahui banyak orang, bahkan yang bukan followings atau followers kamu!

Periscope juga memungkinkan orang lain me-replay video kamu dalam waktu 24 jam. Hal ini membuat publikasi event kamu akan selalu up-to-date dan tidak membosankan untuk disaksikan.

Cara mengaplikasikannya pun terbilang mudah. Tidak perlu kamera profesional untuk meliput, hanya membutuhkan gadget. Tapi, pastikan kalau resolusi kamera gadget kamu baik ya, supaya kualitas publikasi juga baik dan event kamu diminati banyak orang. Itu karena hal pertama yang dilihat orang lain dari event kamu adalah bagaimana kemasannya, dan yup, kemasan itu adalah publikasi yang kamu lakukan.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah suara. Jangan sampai suara video kamu banyak noise-nya sehingga mengganggu kenyamanan orang yang melihat video tersebut. Pastikan juga tangan kamu stabil ketika mengoperasikan gadget untuk merekam event tersebut. Kalau Periscope membantu publikasi event lewat live streaming, wah, bisa jadi pers kampus juga menggunakannya untuk citizen journalism atau program lainnya! Memang, media sosial harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk hal-hal positif. Apalagi saat ini media sosial adalah trik paling jitu dalam dunia marketing untuk menembus pasar yang luas, terutama anak muda.


Penulis adalah mahasiswa Program Studi Inggris, Universitas Indonesia.
Publish: 11 September 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Juaneitta Tyas Damayanti*

1215 Tayang