SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Frans Agustinus: Sehatmu, Asetmu

Frans sudah biasa dicibir dan di-bully perihal dirinya yang tidak merokok.

LINE it!
Frans Agustinus: Sehatmu, Asetmu
Sebelum pindah ke Garuda Kukar, Frans Agustinus Tjaswadi pernah bermain di klub Satria Muda. Perjalanan kariernya di dunia basket tidaklah mulus. Ia pernah mengalami cedera kaki kiri dan kanan, juga pernah engselnya putus. Cedera yang dialaminya membuat Frans tidak mudah mengembalikan performa permainannya seperti semula. 
Namun, Frans berusaha bangkit dengan menjalani berbagai terapi untuk mendukung pemulihannya. Bahkan, ia mendapatkan latihan tambahan fisik dan mental agar bisa segera sembuh dan bergabung dengan rekan-rekan setimnya. 

Di sela-sela kesibukannya menjalani terapi, latihan, dan mengerjakan skripsi, Frans tidak lupa menjaga kesehatan. Ia mengonsumsi vitamin, makan dan minum secukupnya, serta tidak begadang. Frans juga suka nge-gym. “Nge-gym batasnya dua jam. Lebih dari itu tidak baik efeknya untuk badan,” katanya memberikan tips untuk kita, Penghuni Kampus.
Frans menuturkan, di saat akan bertanding basket, ia lebih ketat menjaga konsumsi suplemen dan kondisi tubuh, termasuk menjaga berat badan agar ideal. Ahli fisik dan gizilah yang lebih mengaturnya. “Saya lebih banyak makan ayam, ikan, dan daging. Asupan karbohidrat pun sangat penting, tetapi tetap tidak boleh terlalu kenyang,” cerita Frans. Ia juga menuturkan tidak mandi air hangat sebelum bertanding untuk menjaga performa. 

Sebagai atlet, Frans tidak merokok dan minum minuman beralkohol, sekalipun di saat ia tidak bermain basket. Ia menjaga stamina bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk timnya. “Merokok dan alkohol tidak baik untuk badan saya. Saya tidak bisa fokus di saat bermain basket. Saya menjaga kesehatan untuk masa depan saya juga,” ucapnya. 
Frans sudah biasa dicibir dan di-bully perihal dirinya yang tidak merokok. Ia pun mengatakan tidak kuat dengan asap rokok. “Pada saat SMA pun saya tidak merokok. Beruntungnya satu kelas saya tidak ada yang merokok,” cerita Frans. 

Ia berpesan, anak muda yang hobi berolahraga, sebaiknya tidak merokok. “Dampaknya sekarang mungkin masih belum terlihat, tapi pikirkan untuk jangka panjang. Di usia tua baru terlihat dampak buruknya,” ucapnya.


*Penulis adalah mahasiswa Broadcasting, Bina Sarana Informatika.
Publish: 10 September 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Nabela Juita Aprilia*

16100 Tayang