SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Berbagai Hal Kecil untuk Mencintai Indonesia

Tunjukkan rasa sayangmu dengan memakai produk dalam negeri.

LINE it!
Berbagai Hal Kecil untuk Mencintai Indonesia
Kemerdekaan Indonesia sudah mencapai usia 70 tahun. Walaupun usia kemerdekaan bangsa ini tidak nuda lagi, semangat dari pemudanya masih harus selalu dibarakan, Penghuni Kampus. Itu karena para pemuda dipercaya dapat mengguncangkan dunia, seperti perkataan Bung Karno.

Dulu pemuda berperan sangat penting bagi masyarakat karena di tangan mereka nasib bangsa ini diperjuangkan. Peran pemuda saat ini memang tidak seperti dulu melawan penjajah, tetapi pemuda seperti Penghuni Kampus pun punya cara tersendiri untuk membangkitkan semangat juangnya. 

Banyak cara yang  bisa dilakukan dalam mencintai Indonesia, seperti meningkatkan kualitas pendidikan dan menuai prestasi di kancah nasional maupun internasional. Namun jangan di lupa juga, selain hal besar, hal-hal kecil nyatanya juga mampu Penghuni Kampus tunjukkan sebagai bentuk cinta terhadap negeri ini. Salah satu cara mudahnya dengan memakai produk dalam negeri. 

Jangan bayangkan produk dalam negeri itu cuma sayur-sayuran ya, Penghuni Kampus, mentang-mentang Indonesia dijuluki negara agraris. Soalnya banyak kok jenis produk dalam negeri yang akrab di kehidupan para kaum muda. Berikut beberapa produk dalam negeri yang bisa Penghuni Kampus nikmati sekaligus untuk menunjukkan rasa cinta kepada bangsa. 

Makanan
Anak muda doyan sama yang namanya nongkrong, apalagi kalau sambil bersantap ria. Kafe dan restoran cepat saji menjadi sasaran yang biasa diidolakan Penghuni Kampus buat sekadar duduk-duduk sampai makan kenyang. Meskipun terkesan simpel, sektor makanan ternyata berkontribusi besar buat perekonomian negeri loh. 

Kebanyakan restoran cepat saji yang menjamur di berbagai daerah memang hasil impor alias produk luar negeri. Namun, bukan berarti tidak ada restoran cepat saji yang asli buatan anak dalam negeri. Contohnya adalah J co ataupun California Fried Chiken. Nggak nyangka juga ya Penghuni Kampus, meskipun namanya terdengar bule, tempat-tempat makan tersebut adalah produk asli Indonesia. 

"Fashion"
Penghuni Kampus tentu ingin selalu tampil gaya dan trendi dong. Sayangnya, kebanyakan orang muda masih menjadikan produk Barat sebagai kiblat fashion mereka. Merek ternama menjadi salah satu alasan seseorang selalu mencari produk luar untuk memuaskan hasrat mereka terhadap fashion.

Padahal, Indonesia juga penuh dengan fashion yang trendi loh. Bahkan negeri ini punya merek-merek ternama yang sering kali tidak disadari sebagai produk buatan anak bangsa. Asal Penghuni Kampus tahu nih, berbagai merek seperti Bodypack, Eiger, Lea jeans, dan Tomskin ternyata buatan dalam negeri loh. Kalau Penghuni Kampus termasuk pelanggan merek-merek tersebut, secara tidak langsung kalian sudah menunjukkan kebanggan terhadap hasil bangsa. 

Teknologi
Kalau bicara soal teknologi, negara-negara maju layaknya Jerman, Jepang, hingga Korea Selatan memang sulit disaingi. Produk-produk mereka sudah tidak asing dijumpai di dalam negeri. Memang sih tidak ada salahnya memakai produk teknologi negara-negara tersebut, tapi ada bagusnya juga sesekali melirik produk teknologi buatan anak bangsa.

Nggak mau kalah dengan persaingan teknologi global, Indonesia sebenarnya sudah mampu menciptakan berbagai produk elektronik, mulai dari televisi, mesin cuci, laptop, bahkan mobil. Bahkan beberapa merek teknologi Indonesia sudah mulai dikenal dunia lo. Sebut saja Byon dan Polytron yang pasarnya sudah membawa Indonesia ke kancah dunia. Nah, kalau orang luar saja sudah mengenal produk bangsa ini, Penghuni Kampus sudah pasti harus memakainya juga dong.

Mencintai Indonesia itu nggak sulit dilakukan kok. Memakai buatan-buatan dalam negeri adalau cara termudah yang bisa Penghuni Kampus lakukan. Dengan memakai produk Indonesia, Penghuni Kampus sudah membantu bangsa ini selangkah lebih maju loh. Ayo belajar dari pengalaman berbagai negara maju dunia yang rakyatnya selalu mengagung-agungkan produk buatan negeri mereka. 

*Penulis adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Bunda Mulia, Jakarta.

Editor: Teodora Nirmala Fau
Publish: 16 Agustus 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Whiwdon Jagad Uki*

4410 Tayang