SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Menu khas Indonesia yang Mirip Sajian Impor

Santapan Nusantara ini cocok buat pencinta makanan asing.

LINE it!
Menu khas Indonesia yang Mirip Sajian Impor
Globalisasi cenderung membuat orang ingin terlihat modern. Sampai-sampai, ada saja dijumpai sebagian orang yang merasa “kuno” jika masih memakai barang atau mengonsumsi makanan dan minuman asli Nusantara. Apalagi soal makanan nih, kencangnya arus globalisasi membuat Penghuni Kampus dengan mudah menemukan berbagai makanan dari negeri asing yang terasa lezat dan membuat ketagihan.
 
Kalau mau jujur, Penghuni Kampus pasti juga doyan menu-menu seperti sushi, steak, ataupun salad. Apalagi kalau ke restoran, mencari jenis makanan-makanan asing akan lebih asyik. Saking asyiknya, Penghuni Kampus terkadang lupa, rasa santapan Nusantara tak kalah enak dengan makanan-makanan dari negeri seberang tersebut.
 
Buat Penghuni Kampus yang telanjur tergilla-gila sama makanan asing, kayaknya kalian perlu mencicipi menu Nusantara di bawah ini. Selain bentuk dan cara penyajiannya mirip-mirip dengan menu “modern” kesukaan kalian, rasa santapan-santapan Indonesia yang tersaji ini bisa jadi lebih unggul daripada menu “kebulean” favorit kalian.
 
 
Lemper dan Arem-arem
Bagi Penghuni Kampus yang sangat menggemari sushi dari Jepang, coba deh kalian santap yang namanya lemper dan arem-arem. Dijamin Penghuni Kampus pasti menjadi salah satu fans kedua menu Nusantara ini. Lemper berupa penganan ketat yang diisi dengan daging ataupun abon lalu dibungkus dengan daun pisang. Rasanya sudah tak perlu diragukan. Sementara itu, arem-arem adalah lontong yang isinya bisa berupa sayuran, oncom, ataupun daging. Enaknya juga bakal buat kalian ketagihan!
 
Secara tekstur, lemper lebih mirip dengan sushi. Namun dari pilihan rasa, arem-arem menyajikan isi yang lebih beragam. Biar lebih mirip sushi, Penghuni Kampus bisa memotong-motong dua jenis penganan ini. Jika sushi juga punya pelengkap, seperti wasabi dan shoyu; arem-arem dan lontong juga tidak kalah karena dapat disantap dengan sambal kacang ataupun cabai rawit. Sedap!

Gado-gado, Pecel, dan Rujak
Buat cewek-cewek Penghuni Kampus, salad pastinya menjadi alternatif makanan yang tepat kalau demam diet lagi melanda. Selain rendah kalori, rasanya yang segar dan enak membuat Penghuni Kampus ketagihan sama jenis makanan luar yang satu ini. Sebenarnya, salad itu bukan hanya produk luar negeri loh. Hampir tiap bangsa punya jenis salad-nya sendiri, termasuk Indonesia.
 
Negeri kita punya menu salad Nusantara yang tak kalah lezatnya dibandingkan produk luar. Buat yang senang sayuran dan dressing pekat, kalian bisa memilih gado-gado dan pecel. Berbagai sayuran segar dicampur bumbu kacang pasti menggoyang lidah kalian. Nah, buat yang lebih suka sama buah, rujak dengan dressing saus pedas manisnya pasti membuat kalian kecanduan dan melupakan makan salad luar di restoran-restoran.
 
Selat Solo
Alasan banyak orang memilih steak karena rasanya ciamik dan dilengkapi karbohidrat non-nasi juga sayuran. Dagingnya yang berbumbu dan dipanggang sesuai selera juga menjadi keunggulan sampai banyak Penghuni Kampus tergila-gila sama menu dari Barat yang satu itu. Padahal di Indonesia, ada juga menu Nusantara yang mirip-mirip seperti steak, baik dari segi rasa maupun penyajian.
 
Sajian ini merupakan khas Solo, Jawa Tengah. Sama seperti steak, di sini Penghuni Kampus bisa menemukan olahan daging yang dibumbui secara tepat lengkap dengan kentang, wortel, buncis, bahkan jagung. Bedanya dengan steak, kuah selat solo didapat dari proses pemasakan daging sapi yang ditambahkan bumbu-bumbu hingga warnanya mirip dengan saus steak, tetapi bertekstur lebih encer. 

Tentu ini agak berbeda dengan steak yang sausnya bukan dari proses pemasakan daging dan bertekstur kental. Namun dari segi rasa, selat solo dijamin mampu menjawab selera Penghuni Kampus yang sudah kelamaan menyantap menu-menu bule!
 
 
Serabi
Nggak sedikit dari Penghuni Kampus yang suka nongkrong di kafe sambil menikmati sepiring pancake dengan berbagai dressing. Selain karena rasanya yang sesuai selera, pancake dianggap mampu mengganjal perut yang belum terlalu lapar. Asalnya yang dari “negeri asing” juga membuat derajat penganan yang satu itu makin tinggi di mata orang muda.
 
Padahal, Indonesia juga memiliki camilan yang tidak kalahnya dengan pancake. Penganan tersebut adalah serabi. Berbentuk bulat-bulat dan dimakan dengan lumuran saus atau kuah manis, rasa serabi pasti bisa diterima oleh Penghuni Kampus yang telanjur menggemari pancake. 

Santapan yang satu ini cocok bagi Penghuni Kampus yang sudah bosan dengan olahan tepung terigu. Itu karena serabi terbuat dari tepung beras. Soal dressing, serabi biasa mengandalkan saus gula merah, kuah santan manis, ataupun durian. Pastinya itu membuat Penghuni Kampus ngiler kan.

5. Sate
Kalau malam tahun baru ataupun ada acara-acara outdoor malam, barbecue sering kali menjadi pilihan Penghuni Kampus. Potongan daging dan sayuran yang dibakar ini seakan menjadi menu spesial dan sangat cocok di lidah semua orang. Tanpa Penghuni Kampus sadari, sebenarnya makanan sejenis barbecue juga mirip dengan menu khas dari Madura, yaitu sate.
 
Sama-sama ditusuk, dibakar, dan dioles bumbu, rasa sate dijamin nggak kalah enak sama barbecue ala bule! Ada dua pilihan bumbu yang bisa disandingkan dengan menu khas Nusantara ini, yakni bumbu kacang ataupun bumbu kecap lengkap dengan acar bawang dan cabai. Dijamin Penghuni Kampus jadi akan mikir ulang ketika dihadapkan pada pilihan barbecue atau sate. Jelas sate dong ah!

Bagi penggemar-penggemar makanan asing, nggak ada salahnya kan mulai mengalihkan duniamu ke santapan khas Nusantara. Tidak perlu takut rasanya nggak sesuai dan dibilang kuno, nyatanya masakan-masakan dalam negeri sering kali lebih cocok di lidah kita maupun orang asing. Harganya pun acap kali lebih murah karena namanya belum kebarat-baratan. Kurang apalagi coba dari menu Nusantara?!
 
Editor: Ayu Maharani
Publish: 14 Agustus 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Teodora Nirmala Fau

3687 Tayang