SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

Ciri Teman yang Asyik Diajak “Backpacking”

Nggak semua orang bisa diajak jalan-jalan susah.

LINE it!
Ciri Teman yang Asyik Diajak “Backpacking”
Bepergian ke tempat wisata merupakan opsi menarik yang bisa dipilih ketika liburan. Dibandingkan berdiam diri di rumah, lebih baik Penghuni Kampus melihat dunia luar untuk menyegarkan kembali pikiran. Apalagi dengan menyandang status mahasiswa, Penghuni Kampus memiliki banyak waktu luang guna berlibur. 

Andai Penghuni Kampus tidak punya cukup bujet untuk berlibur, kamu bisa berpelesiran dengan cara backpacking. Dengan backpacking, Penghuni Kampus bisa menekan biaya berlibur sesuai kantong. Agar backpacking menjadi lebih seru, ajaklah beberapa kawan untuk liburan bersama. Nah, berikut ciri-ciri teman yang asyik diajak backpacking

1. “Nggak” Ribet
Ajaklah teman yang mau diajak “susah” ketika backpacking. Bukan berarti Penghuni Kampus akan hidup susah ketika liburan loh. Tapi, liburan lebih seru jika bersama teman yang mau menginap di homestay ketimbang harus menginap di hotel. Teman yang bisa diajak tidur di pos polisi atau musala tentu membuat liburan semakin ciamik karena bujet bisa ditekan lagi. 

Waktu backpacking, sayang menggunakan uang hanya untuk makan makanan mahal di restoran terkenal. Teman perjalanan yang nggak ribet ini tentu nggak akan memilah-milih menu makanan. Asalkan perut kenyang adalah prinsip buat teman yang nggak ribet ini. Mencicipi menu terbaik di daerah wisata dengan harga pas di kantong juga menjadi tujuan dari bacpacking kalian. 

2. Senang Bertualang
Namanya backpacker, pasti lebih memilih destinasi berlibur yang antimainstream. Karena itu, penting bagi Penghuni Kampus mencari teman seperjalanan yang suka bertualang. 

Gunung, pulau tidak berpenghuni, atau tempat-tempat yang masih belum dijamah banyak wisatawan bisa disambangi kalau bepergian dengan teman yang senang bertualang. Teman-teman yang bertipe senang bertualang ini biasanya juga bisa memberi Penghuni Kampus referensi ke tempat-tempat aduhai yang tidak terpikirkan sebelumnya. 

3. Hemat
Hemat bukan berarti pelit ya. Hemat berati bisa bijaksana ketika mengeluarkan uang. Misalnya saat Penghuni Kampus memilih pergi dengan kereta ketimbang pesawat terbang. Bisa juga lebih memilih mengecer bus ketimbang ikut jasa travel. 

Teman yang hemat bahkan nggak akan keberatan jika harus bepergian dengan berjalan kaki selama di daerah wisata dibandingkan naik taksi atau bus. Tentunya ini menyenangkan bagi bacpacker sebab secara tidak langsung memiliki pengingat saat mulai boros di perjalanan.    

4. Tangguh
Pastikan teman backpacker-mu memiliki fisik kuat. Penghuni Kampus tentu nggak mau dong ketika backpacking ada di antara kalian yang gampang masuk angin atau kecapekan ketika diajak berjalan jauh. Teman yang tangguh pastinya juga tidak akan mengeluh sedikit-sedikit capek. Malah kamu bisa saling menyemangati saat mulai lelah. 

Oh iya, bila temanmu ada yang mengidap penyakit, dianjurkan memberitahukan kepada rombongan dan membawa obat pribadi. Jangan sok kuat, tapi malah drop. Tentu Penghuni Kampus tak mau liburan menjadi antiklimaks karena ada teman yang drop karena sakit. Agenda liburan bisa jadi berantakan karena hal tersebut.

Selain menghilangkan kepenatan, berlibur dengan cara backpack bisa membuat kamu dan teman-teman semakin akrab. Kalian bisa saling memahami ketika berlibur dengan bujet yang terbatas. Selamat berlibur! 

Editor: Teodora Nirmala Fau
Publish: 23 Juli 2015
Sumber : Sinar Harapan
Penulis/ Editor : Erha A Ramadhoni

3252 Tayang