SERUNYA NGGAK KEULANG

Interaksi Penghuni Kampus

Bagaimana perasaan lu saat ini?

BI Sosialisasi Uang Elektronik di Kampus

Kelak produk uang elektronik bisa dilakukan pada transaksi apapun.

LINE it!
BI Sosialisasi Uang Elektronik di Kampus BANDUNG - Bank Indonesia (BI) Wilayah VI Jawa Barat dan Banten melakukan sosialisasi Gerakan Nasional Nontunai di sejumlah kampus di provinsi itu.

"BI mengawali sosialiasi mengenai gerakan nontunai ini pada mahasiswa dibandingkan masyarakat lain. Masyarakat akademis itu adalah masyarakat yang reseptif terhadap berbagai perkembangan," kata Kepala Kantor BI VI Jabar, Dian Ediana Rae, di sela sosialisasi di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jumat (5/9).

Menurut Dian, masyarakat kampus seperti dosen, mahasiswa menggunakan kartu nontunai dalam berbelanja. Tentu, kata dia, ini akan memberikan dampak yang sangat positif pada masyarakat luas.

"Saya pikir akademis itu secara intelektual dianggap sebagai suatu orientasi masyarakat," katan dia.

Penggunaan uang elektronik atau e-money ini untuk menghemat pengeluaran anggaran negara. Menurut dia, semakin hari, kemajuan dari teknologi dunia akan membutuhkan alat transaksi yang lebih efisien dan aman.

"Mencetak uang itu membutuhkan dana triliunan untuk setiap pengeluaran emisi baru dari mata uang kita," kata Dian.

Ia mengatakan, dunia yang semakin maju dan transaksi yang secara kualitatif dan kuantitatif membutuhkan alat pembayaran yang efisien. Penggunaan nontunai, menurut Dian, akan meminimalisir rasa khawatir masyarakat membawa uang palsu. Selain itu, juga tidak usah merasa risih membawa uang yang sudah lusuh.

"Transaksi e-money ini tidak akan membingungkan masyarakat ketika transaksi kembalian ada atau tidak ada. Bahkan, di sebagian minimarket ada kembalian oleh permen yang seharusnya tidak boleh terjadi," kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan produk uang elektronik ini bukan menjadi akhir dari kemajuan suatu teknologi.

"Kita masih membayangkan suatu bentuk dari teknologi yang lebih canggih dari ini," kata Dian.

Ia juga berharap bahwa pada masa mendatang produk uang elektronik ini akan dapat dilakukan pada transaksi apapun.

"Suatu saat membayangkan kartu ini bisa untuk bayar apa saja, kita benahi terus keterbatasan yang ada," kata Dian Ediana Rae menambahkan.
Publish: 05 September 2014
Sumber : Antara

2161 Tayang